Danrem 042/Gapu Hadiri Rakor Penanganan Covid-19 dan Mitigasi Bencana Wilayah Jambi

Jumat, 07 Mei 2021

(Ist/onlinejambi.com)

ONLINEJAMBI.COM - Danrem 042/Gapu Brigjen TNI M. Zulkifli menghadiri Rapat Koordinasi Penanganan Covid-19 dan Mitigasi Bencana Wilayah Jambi yang dipimpin Kepala BNPB Letjen TNI Doni Monardo selaku Ketua Satgas Penanganan Covid-19 didampingi Pj Gubernur Jambi Hari Nur Cahaya Murni di Auditorium Rumdis Gubernur Jambi, Kamis (6/5) pukul 15.00.

Pj Gubernur Jambi Hari Nur Cahaya Murni dalam laporannya terkait perkembangan Covid-19 Provinsj Jambi tentang Isu Strategis terkait ketersediaan ruang rawat rumah sakit Covid-19, tren kasus konfirmasi Covid-19, angka kesembuhan dan angka kematian.

Dalam paparannya Pj. Gubernur menyampaikan kendala yang dihadapi tentang Data Covid-19 yang tidak sinkron antara kabupaten/kota dan provinsi, insentif nakes, daya tampung rumah sakit dan ruang isolasi terbatas serta ADM Laboratorium.

"Solusinya adalah sinkronisasi data Covid-19 dari rumah sakit dan laboratorium mandiri harus dilaporkan ke dinas kesehatan kabuoaten/kota untuk dilakukan verifikasi, insentif nakes dibebankan ke APBD yang sebelumnya menjadi beban APBN, penambahan ruang isolasi di rumah sakit dan isolasi di Diklat BPSDM Provinsi Jambi dan merekrut tenaga laboratorium," ungkap Pj. Gubernur.

Kepala BNPB selaku Ketua Satgas Penanganan Covid-19 Letjen TNI Doni Monardo dalam arahannya mengatakan Jambi masih cukup bagus kasus komulatifnya untuk prosentasenya yang sembuh masih kurang banyak dan prosentase positifnya masih banyak, kecendrungannya kasus positif masih meningkat.
Kepada Danrem dan Kapolda agar bisa dipetakan supaya bisa tahu penyebabnya dan bisa disiapkan penanganannya.
"Sesuai dengan UUD kita dalam pembukaannya bahwa Negara wajib memberikan perlindungan kepada rakyatnya, begitu juga ajaran agama dimana yang sunah harus di nomor duakan silaturrahmi itu sunnah, menjaga keselamatan adalah yang utama dan wajib hukumnya," ujar Doni.

Perlu diketahui bahwa kasus aktif di India mencapai 9,3 juta dan kita masih jauh dibawah itu. Covid ini ditulari oleh manusia bukan ditulari dari hewan.

"Kita harus mencari upaya untuk memgumpulkan para provider Jambi agar jaringan internet jangan sampai ada gangguan. Mudik virtual bisa menyalurkan lebaran pada situasi lebaran yang sama," ujarnya.

Agar petakan potensi ancaman yang ada di Provinsi Jambi selain karhutla apa saja yang akan mengancam keselamatan warga yang ada di Jambi.
Danrem 042/Gapu Brigjen TNI M. Zulkifli dalam paparanya terkait pelaksanaan PPKM berbasis mikro. Provinsi Jambi sampai saat ini RT Zona merah sudah mencapai 12 , dari zona ini terdapat kasus besar di Kota Jambi terutama hasil dari kegiatan tracing dan screening.

"Siswa yang masuk ke asrama pada saat masuk kurang adanya ketelitian oleh aparat setempat. Tiga hari ke depan ini ada peningkatan pada pelaksanaan kegiatan keagamaan di rumah ibadah banyak yang tidak menggunakan masker dan tidak berjarak serta tidak melepas karpet di masjid, sehingga terjadi lonjakan suspek Covid-19," ungkap Danrem.

Masalah Karhutla dari tahun 2015 dan 2019 sekitar lima daerah yang bolak balik terjadi kebakaran itu-itu saja diantaranya daerah Longrang Kumpeh Kabupaten Muaro Jambi dan Sadu di Kabupaten Tanjabtim.

"Setelah kita amati dan cermati karena tidak ada kebijakan srategis yang dilakukan oleh pemerintah provinsi Jambi terkait karhutla," tandas Danrem.

Hadir pada rapat tersebut Ketua DPRD Provinsi Jambi, Kapolda Jambi, perwakilan lembaga usaha terkait, Perwakilan Mabes TNI Mayjen TNI Dedy Sambodo, anggota DPR RI Dapil Jambi Komisi VIII H Hasan Basri Agus dan lerwakilan Kejati Jambi, Bupati/Wali Kkota Se Provinsi Jambi, Dandim 0415/Bth, dan Kapolresta Jambi.(*)



Tags:


BERITA BERIKUTNYA
loading...